Kamis, 15 Juli 2010

Animation House

Merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang animasi, meliputi advertising entertain yang dalam kerjanya terdiri dari beberapa orang ahli di bidang animasi, meliputi advertising ment, movie, education dan gaming. Dalam proses kerjanya terdiri dari beberapa orang yang tergabung dan terbagi di berbagai tim yang terdiri dari para ahli di bidangnya masing-masing. Misalnya IT, marketing, manajemen, dan lain-lain.

Analisis SWOT

  • Strenght
    - Seiring era globalisasi dan perkembangan jaman, teknologi di bidang IT semakin dibutuhkan, khususnya di bidang periklanan, hiburan, film, pendidikan dan game. Semuanya itu membutuhkan sebuah media yang menarik dan salah satunya adalah dengan menggunakan animasi.
    - Studio animasi di Indonesia masih belum terlalu banyak dan jarang ada yang berkembang.
    - Animasi merupakan media yang “ramah” untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat sehingga mudah diterima.
    - Segala sesuatu yang dianimasikan akan menjadi lebih menarik sehingga akan sangat diminati oleh masyarakat.
  • Weakness
    - Memerlukan tenaga ahli profesional dalam jumlah banyak dimana di Indonesia ini sulit dicari.
    - Memerlukan ide-ide kreatif dan selalu up to date.
    - Membutuhkan nilai seni yang harus dapat diterima masyarakat.
    - Harus mendapatkan porsi lebih dalam hal pemasaran produk.
  • Opportunity
    - Masih terbukanya peluang untuk menjadi studio animasi yang besar dan berkualitas di Indonesia karena saingan masih sedikit.
    - Animasi merupakan sesuatu yang mengagumkan dan pastinya akan sangat diminati masyarakat, oleh karena itu peluang akan selalu terbuka.
    - Seiring berkembangnya jaman kebutuhan akan teknolgi IT akan semakin dibutuhkan untuk memudahkan manusia dalam berinterksi sehingga dapat dipastikan kebutuhan akan animasi pun tidak akan pernah berkurang.
  • Threat
    - Kompetisi, khususnya dengan pihak luar negeri akan sangat tinggi karena adanya perang teknologi dan pengetahuan.
    - Ketika mampu mebuat animasi yang bagus namun tidak memiliki nilai seni yang tinggi maka tidak akan bertahan lama.
    - Jika tidak mampu membangun nama besar dan trade mark yang baik maka akan sangat sulit laku di pasaran.
    - Di Indonesia, teknologi IT tidaklah merata sehingga tidak semua lapisan masyarakat dapat menikmati karya yang dihasilkan sehingga penggunaannya membutuhkan waktu lama agar dapat maksimal.

0 komentar:

Poskan Komentar